MenHAM Pigai Desak TNI Segera Klarifikasi Insiden di Distrik Kemburu Puncak Papua Tengah

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai. (BeritaNasional/Oke Atmaja).
Menteri HAM Natalius Pigai. (BeritaNasional/Oke Atmaja).

BeritaNasional.com - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penembakan menewaskan lima warga sipil di Distrik Kemburu, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Pigai pun turut mendesak TNI untuk segera menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi dalam operasi berujung jatuhnya korban sipil diduga berlangsung, Selasa (14/4/2026) lalu.

"Atas kejadian di Kabupaten Puncak yang mengorbankan nyawa dan kerugian lain yang dialami masyarakat sipil saya meminta agar TNI segera memberikan klarifikasi,” kata Pigai dikutip lewat akun Instagram resmi @kementerian_ham, Sabtu (18/4/2026).

Bahkan dari informasi yang disampaikan Pigai, ada korban seorang anak kecil. Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat sipil sebagai prioritas utama dalam setiap situasi konflik.

“Atas jatuhnya korban termasuk ada anak-anak dan balita saya menyampaikan keprihatinan dan dukacita mendalam,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Pigai menegaskan, konflik antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata tidak boleh mengorbankan warga sipil dalam kondisi apa pun. Sebagaimana prinsip yang harus ditaati dalam hukum humaniter internasional khususnya di wilayah konflik.

“Tidak boleh ada Korban masyarakat sipil dalam konflik antara TNI dan TPN OPM,” tegas mantan Komisioner Komnas HAM ini. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: