Indonesia Ekspor 250 Ribu Ton Urea ke Australia, PM Albanese: Terima Kasih Prabowo

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 23 April 2026 | 11:06 WIB
Pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan PM Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jumat (6/2/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)
Pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan PM Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jumat (6/2/2026). (BeritaNasional/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menyetujui ekspor 250.000 ton pupuk urea dari Indonesia ke Australia. Hal tersebut pun diapresiasi Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, bahkan menyampaikan terima kasih kepada Prabowo.

“PM Albanese menyampaikan apresiasi atas persetujuan Bapak Presiden terkait ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia sebesar 250.000 ton pada tahap pertama,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, dikutip Kamis (23/4/2026).

Menurut Teddy, produksi pupuk urea nasional masih mencukupi kebutuhan dalam negeri meskipun sebagian telah dieskpor. 

Berdasarkan data Menteri Pertanian, total produksi urea Indonesia mencapai 7,8 juta ton, sedangkan kebutuhan domestik sekitar 6,3 juta ton.

Selain Australia, Indonesia juga akan mengekspor pupuk urea ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil dengan total komitmen sekitar 1 juta ton.

Sementara itu, Albanese melalui akun X resminya menyampaikan terima kasih kepada Prabowo atas dukungan Indonesia dalam membantu pasokan pupuk Australia.

"Saya berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuannya dalam mengamankan pasokan pupuk tambahan bagi Australia," kata Albanese.

“Hubungan yang kuat di kawasan kita semakin penting dari sebelumnya, dan kita adalah sahabat yang paling erat,” tandasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: