Ramai Asisten Masinis KA Argo Bromo Sebut Ada Masalah Sinyal, Jadi Salah Satu Fokus Investigasi KNKT
BeritaNasional.com - Belakangan ramai di media sosial tentang permasalahan sinyal yang terjadi di balik kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek yang berujung menabrak KRL Rute Jakarta-Cikarang di stasiun Bekasi Timur.
Setelah beredar potongan video merekam kesaksian asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek setelah kejadian. Pria itu mengungkap ada kejanggalan pada lampu sinyal saat kereta melintas di Stasiun Bekasi Kota.
“Miskomunikasi, kayanya sinyalnya ada yang error,” ucap pria yang disebut sebagai asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek dikutip lewat unggahan video akun X @txttransportasi.
Masih dalam video itu, disebutkan pula bahwa pusat kendali belum sepenuhnya diterima ketika situasi darurat terjadi. Bahkan, perubahan sinyal menjadi merah disebut terjadi di saat yang tidak seharusnya.
“Tadi nginfoin PK (Pusat kendali) nya, cuman saya belum kopi informasinya sepenuhnya, sudah keburu sinyalnya merah,” katanya.
“Harusnya itu enggak bisa merah. Soalnya dari Bekasi hijau, koneksi harusnya, kalau hijau di sini maksimal kuning, tak bisa merah. Kecepatan lumayan, 110 km/jam,” lanjut asisten masinis KA Argo Bromo tersebut.
Atas ramainya dugaan masalah sinyal, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan jika hal tersebut menjadi salah satu materi dalam investigasi yang sampai saat ini masih berjalan.
“Untuk saat ini tim investigator masih melakukan investigasi ke lapangan. Persinyalan juga salah satu aspek yang sedang didalami,” kata Humas KNKT, Arif Iskandar saat dihubungi, dikutip Kamis (30/4/2026).
Namun begitu, Arif belum bisa banyak memberikan informasi. Sebab, sampai saat ini pihaknya masih fokus melakukan investigasi untuk hasil disampaikan secara utuh oleh KNKT sebagai bahan rekomendasi evaluasi.
“Untuk interview atau wawancara pihak-pihak terkait, sampai saat ini belum bisa kami sampaikan jadwal pelaksanaannya,” tuturnya.
“Hasil investigasi dari KNKT akan dipublikasi di website dan kanal-kanal yang dimiliki KNKT. Untuk rekomendasi- rekomendasi keselamatan nantinya akan diberikan pada para pihak terkait untuk menjadi bahan perbaikan ke depannya,” tambah dia.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
BUDAYA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu





