Penyelidikan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polisi Libatkan Direktorat Siber

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:29 WIB
Unggahan di media sosial tentang aktivitas jaringan pedofilia. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Unggahan di media sosial tentang aktivitas jaringan pedofilia. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com -  Polisi sampai saat ini masih menyelidiki dugaan pedofilia yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal Jepang di kawasan Blok M Jakarta Selatan (Jaksel). Dugaan ini berawal dari kabar yang diviralkan di media sosial (medsos) oleh seorang warganet.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut proses penyelidikan saat ini telah melibatkan Direktorat PPA/PPO, Direktorat Siber, termasuk Polres Metro Jakarta Selatan.

“Nah ini informasi semua kan berangkat dari media sosial,” kata Budi kepada wartawan di Mapolres Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Maka dari itu, Budi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui kasus jaringan pedofilia untuk segera membuat laporan agar memudahkan proses penyelidikan yang masih berjalan.

“Nah kami menyampaikan apabila ada masyarakat yang mengerti memahami mengetahui tentang seluk-beluk kejadian tersebut silahkan laporkan kepada layanan 110 Polri. Kami pasti akan ditindaklanjuti,” tuturnya.

Budi bahkan mengungkap petugas telah mengaitkan dengan keterlibatan WNA dalam kasus pedofilia di wilayah Tamansari Jakarta Pusat yang berlangsung rentang periode 2024-2025. 

“Kami sudah mengkonfirmasi melalui Kasat Reskrim sudah pernah ditangani. Tetapi yang bersangkutan bukan perempuannya bukan di bawah umur sudah dewasa di atas 18 tahun,” tuturnya.

“Dan si warga negara asing ini pada saat datang ke Indonesia sudah berkomunikasi langsung tidak menggunakan jasa seorang mami ataupun perantara sehingga belum ditemukan adanya tindak pidana prostitusi yang di Jakarta Barat,” tambah dia.

Sebelumnya, sebuah unggahan yang menceritakan tentang aktivitas jaringan pedofilia diduga melibatkan warga negara asing (WNA) asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel) turun menghebohkan jahat media sosial.

Diunggah akun X @hunter_tnok yang memperlihatkan beberapa postingan lain dalam bahasa Jepang tentang aktivitas jaringan pedofilia diduga melibatkan anak di bawah umur.

Unggahan itu direspon akun X @Enov_Jkt yang mengaku geram dengan tindakan tersebut. Unggahan ini telah dilihat lebih dari tiga juta kali yang dalam komentarnya meminta aparat segera menindak para WNA asal Jepang tersebut.

”Gila sih! pelakunya bangga lagi mendokumentasikan aksinya. Tolong @ImigrasiJakarta @Ditjen_Imigrasi cek izin tinggal WNA yang bersangkutan. Jangan kasih ampun buat predator seperti ini,” tulis akun @Enov_Jkt.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: