Iran Tak Akan Izinkan AS Kirim Senjata lewat Selat Hormuz
BeritaNasional.com - Iran dengan tegas tidak akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) mengirim senjata lewat Selat Hormuz menuju pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.
"Mulai sekarang, kami tak akan mengizinkan senjata Amerika melintasi Selat Hormuz dan memasuki pangkalan-pangkalan regional," kata kata juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia yang dikutip dari Press TV pada Rabu (13/5/2026).
Akraminia menyampaikan, bagian barat selat itu berada di bawah komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sementara bagian timur dikendalikan oleh tentara Iran.
"Pengendalian yang terkoordinasi ini akan meningkatkan pengawasan dan kedaulatan Iran atas kawasan tersebut, sekaligus menghasilkan pendapatan hingga dua kali pendapatan minyak," terangnya.
Sebagai informasi, perang ini bermula dari serangan AS dan Israel terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad, meski berakhir tanpa hasil. Di tengah kebuntuan, Presiden AS Donald Trump memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi Iran waktu mengajukan "proposal terpadu".
Eskalasi konflik tersebut mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga mendorong kenaikan harga bahan bakar.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 20 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







