Handphone Konten Kreator Dicuri saat Photo Box di Mall, Polisi Tangkap Pelaku

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 21 Mei 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap satu dari dua wanita pelaku pencurian handphone milik konten kreator bernama Berliana Rizki Arlisa saat photo box di salah satu mall daerah Jakarta Pusat (Jakpus).

Di mana selain mencuri handphone milik Berliana, salah satu pelaku inisial YH (30) yang berhasil ditangkap diduga turut menguras uang dalam rekening mobile milik korban.

"Benar, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap satu orang tersangka berinisial YH, perempuan, usia 30 tahun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis (21/5/2026).

Adapun, YH ditangkap sekira pukul pukul 01.45 WIB di wilayah  Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (19/5/2026).

"Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya," ujarnya.

Sedangkan satu wanita merupakan pelaku lain, Budi menyatakan pihaknya telah mengetahui identitas yang sampai saat ini masih dilakukan pengejaran.

"Sementara itu satu pelaku lainnya telah teridentifikasi dan masih dalam pengejaran," kata Budi.

Sebelumnya, seorang konten kreator Berliana Rizki Arlisa melalui akun media sosialnya mengaku telah kehilangan handphone berujung uang yang ludes tersimpan di mobile banking miliknya.

Kejadian itu dibagikan melalui akun Instagram @Berlianaarlisa, berawal saat korban hendak melakukan facial, namun memilih photo box terlebih dahulu di Mal Green Pramuka Square, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada 11 Mei 2026.

"Pas aku lagi facial mungkin sekitaran setengah jam ya setelah aku meninggalkan hp aku di photo box tersebut aku baru inget. Aku ngecek pakai hp-ku yang satu lagi dimana lokasinya karena aku ada sinkron pakai aplikasi life360. Pas aku cek hp aku sudah jauh," kata Berliana.

Imbas kehilangan ponselnya, Berliana mengaku telah kehilangan uang dari m-banking termasuk e-wallet senilai Rp 7,5 juta dan jika ditotal dengan handphone kerugiannya mencapai Rp25 juta.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: