Masih Ada Keraguan, Iran Tegaskan Tidak Akan Teken Perjanjian Damai dengan AS Besok
BeritaNasional.com - Rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik dipastikan belum akan terealisasi dalam waktu dekat.
Teheran menyatakan tidak akan menandatangani kesepakatan tersebut pada Minggu (14/6/2026).
Laporan ini dirilis oleh kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, pada Sabtu (13/6/2026) dengan mengutip pernyataan langsung dari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei.
Menurut dia, penundaan ini terjadi lantaran masih adanya keraguan yang membayangi pihak lawan dalam meja perundingan.
Bertolak Belakang dengan Klaim Pakistan
Pernyataan tegas dari pihak Teheran ini sekaligus mementahkan optimisme yang sempat dilontarkan oleh sekutu regionalnya.
Sebelumnya pada hari yang sama, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sempat membagikan kabar baik melalui akun media sosial X pribadinya. Sharif menyatakan bahwa kesepakatan perdamaian historis antara AS dan Iran diperkirakan bakal rampung dan diselesaikan dalam kurun waktu 24 jam ke depan.
Bahkan, Sharif menyebut bahwa Pakistan sudah mulai melakukan berbagai persiapan teknis untuk memfasilitasi penandatanganan elektronik kesepakatan damai tersebut segera setelah kedua belah pihak mencapai kata sepakat.
Namun, dengan adanya respons terbaru dari Kemlu Iran terkait "keraguan" di pihak AS, proses rekonsiliasi kedua negara tampaknya masih harus melewati jalan berliku sebelum benar-benar bisa diresmikan.
Sumber: Xinhua News
BUDAYA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu





