Kemenhaj Pastikan Layanan Haji Tetap Optimal bagi Jemaah yang Masih di Madinah

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 01 Juli 2026 | 05:31 WIB
Jemaah Haji Indonesia Masuki Fase Kepulangan. (Foto/Kemenhaj).
Jemaah Haji Indonesia Masuki Fase Kepulangan. (Foto/Kemenhaj).

BeritaNasional.com - Kementerian Haji (Kemenhaj) terus memfokuskan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (30/6/2026). Meski mayoritas jemaah telah kembali ke Tanah Air, pemerintah memastikan seluruh layanan tetap berjalan hingga proses pemulangan selesai.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan sekitar lima persen jemaah haji Indonesia masih berada di Madinah. Karena itu, seluruh layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah tetap diberikan secara optimal.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan jemaah yang masih berada di Madinah dapat menuntaskan rangkaian ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk sebelum kembali ke Tanah Air. Komitmen pelayanan Kemenhaj tidak berkurang meskipun operasional haji telah memasuki fase akhir," ujar Maria di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, petugas Daerah Kerja Madinah juga telah menuntaskan fasilitasi penerbitan Tasreh Raudhah bagi seluruh jemaah yang berhak. Hingga Selasa, sebanyak 165.486 Tasreh Raudhah telah diterbitkan, terdiri atas 54.506 tasreh untuk jemaah gelombang pertama dan 110.980 tasreh bagi jemaah gelombang kedua.

Menurut Maria, penerbitan Tasreh Raudhah merupakan upaya Kemenhaj untuk memastikan jemaah dapat melaksanakan ibadah di Raudhah secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Di sisi lain, proses pemulangan jemaah haji ke Indonesia juga terus berlangsung. Hingga hari operasional ke-71, sebanyak 509 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Tanah Air. Rinciannya, 267 kloter melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dan 242 kloter melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Secara keseluruhan, sebanyak 194.319 jemaah haji bersama 2.011 petugas telah kembali ke Indonesia.

Sementara itu, enam embarkasi telah menyelesaikan seluruh proses pemulangan, yakni Debarkasi Banten, Medan, Lombok, Padang, Palembang, dan Aceh. Adapun Debarkasi Balikpapan, Batam, Banjarmasin, Jakarta Pondok Gede, Bekasi, Kertajati, Solo, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta masih melayani kepulangan jemaah hingga 1 Juli 2026.

Maria juga mengimbau para jemaah yang telah tiba di Tanah Air untuk menjaga kondisi kesehatan selama masa pemulihan serta mempertahankan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap kemabruran haji tidak berhenti sebagai capaian pribadi, tetapi menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas. Mari bersama-sama mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban, sehingga nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat," tutup Maria.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: