BGN Tingkatkan Transparansi, Menu MBG Anak Bisa Dipantau Secara Daring

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 27 Juli 2026 | 16:12 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Foto/BeritaNasional TV)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Foto/BeritaNasional TV)

BeritaNasional.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan orang tua siswa segera dapat memantau menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara daring melalui sistem yang tengah disiapkan pemerintah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan pelibatan publik dalam pengawasan pelaksanaan program.

Sudaryono mengatakan, sistem tersebut ditargetkan mulai dapat diakses pada pekan depan. Melalui layanan tersebut, orang tua dapat mengetahui informasi mengenai menu makanan yang diterima anaknya di sekolah, kandungan gizi, dapur yang memasak, hingga nama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab.

"Kami telah membangun sebuah transparansi, sebuah cara bagaimana publik bisa ikut terlibat mengawasi menu MBG ini, mengawasi makanan yang dibagi ini. Kami harapkan minggu depan akan bisa diakses oleh seluruh orang tua siswa," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, sistem tersebut memungkinkan orang tua mengakses informasi berdasarkan sekolah tempat anak mereka belajar. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui menu yang disajikan, dapur penyedia makanan, serta kandungan gizi dari setiap menu yang diberikan.

"Orang tua siswa bisa mengakses by system anaknya sekolah di mana, sekolah itu dapat makan MBG yang menunya apa, kemudian menu itu dimasak di dapur yang mana, dan Kepala SPPG-nya siapa. Termasuk kandungan gizi di menu itu," ujarnya.

Menurut Sudaryono, akses informasi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi orang tua siswa, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh guru, kepala sekolah, pemerintah daerah, hingga dinas terkait untuk mengawasi pelaksanaan Program MBG.

Selain menghadirkan sistem pemantauan menu, BGN juga akan memperbarui layanan informasi publik mengenai pelaksanaan Program MBG. Informasi yang nantinya tersedia meliputi jumlah dapur MBG, persebarannya di setiap kecamatan dan kabupaten, hingga jumlah penerima manfaat yang dapat diakses secara digital.

Sudaryono berharap keterbukaan informasi tersebut dapat meningkatkan pengawasan publik sekaligus memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh daerah.

"Orang tua siswa, guru, kepala sekolah, kepala daerah, dan dinas-dinas bisa mengakses informasi ini," katanya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: