PBB: Kekejaman Masa Lalu di Suriah Tak Boleh Terulang
BeritaNasional.com - Komisi Penyelidikan PBB tentang Suriah mendesak pihak-pihak yang terlibat dalam perang di negara itu untuk mematuhi hukum internasional secara ketat dan melindungi warga sipil.
Mereka memperingatkan bahwa peningkatan kekerasan yang dramatis sejak 27 November dapat menyebar ke wilayah baru di negara tersebut.
“Kekejaman tahun-tahun lalu tidak boleh terulang, atau Suriah akan masuk ke jalur baru yang penuh dengan kekejaman,” kata ketua komisi, Paulo Sergio Pinheiro, dalam sebuah pernyataan.
“Kami mendesak semua pihak untuk meninggalkan pola lama mereka dan memastikan bahwa mereka melindungi serta menghormati warga sipil, hak asasi manusia mereka, dan Konvensi Jenewa,” tambahnya.
Komisaris Hanny Megally mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki serangan yang dilaporkan berdampak pada infrastruktur sipil di kota Aleppo, termasuk setidaknya satu rumah sakit dan asrama universitas, serta serangan udara yang dilaporkan di Idlib dan daerah padat penduduk lainnya.
“Baik serangan udara maupun perubahan cepat dalam kendali wilayah menyebabkan pemindahan besar-besaran warga sipil,” papar Megally.
Komisi tersebut juga memantau dengan cermat perlakuan terhadap warga sipil, termasuk minoritas dan tawanan perang, seiring pasukan oposisi maju ke wilayah yang dikuasai pemerintah, menurut pernyataan itu.
Dikutip dari Antara, situasi di Aleppo utara juga dianggap tidak stabil, menurut komisi.
5 bulan yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 11 jam yang lalu
POLITIK | 23 jam yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 19 jam yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu