PPN Jasa Pengiriman Dikenakan Tarif Khusus
Oleh: Oke Atmaja
Jumat, 20 Desember 2024 | 11:23 WIB
Petugas menyortir paket untuk dikirim ke pelanggan di Mega Hub Lion Parcel, Kota Tangerang, Banten, Jumat(20/12/2024). (BeritaNasional.com/Oke Atmaja)
BeritaNasional.com - Petugas menyortir paket untuk dikirim ke pelanggan di Mega Hub Lion Parcel, Kota Tangerang, Banten, Jumat (20/12/2024). Pemerintah membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sektor transportasi, namun untuk jasa pengiriman paket akan dikenakan PPN tarif khusus sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.03/2022 yang menetapkan tarif PPN atas jasa pengiriman barang sebesar 1,1 persen dari nilai kontrak.(BeritaNasional.com/Oke Atmaja)
Editor: Oke Atmaja
Komentar:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI
Makin Canggih, Aplikasi Desktop ChatGPT Kini Bisa Dikontrol Lewat Perintah Suara
TEKNOLOGI
10 menit yang lalu
Jamwas Ungkap Alasan Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK
HUKUM
26 menit yang lalu
Ditahan, Febrie Adriansyah Muncul Tanpa Rompi Tahanan
HUKUM
54 menit yang lalu
Kuasa Hukum Ungkap Febrie Adriansyah Dicecar Sekitar 30 Pertanyaan
HUKUM
56 menit yang lalu
BERITATERPOPULER
01
Samsung Luncurkan Asisten Kesehatan Berbasis AI Pertama, Bisa Pantau Tubuh dan Deteksi Dini Penyakit
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
02
8 Keuntungan Samsung Account yang Wajib Diketahui
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
03
Buntut Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Gavi Buka Suara soal Ancaman Sanksi Leandro Paredes
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
04
05
Dipicu Tensi Geopolitik Timur Tengah, IHSG Melemah
EKBIS | 15 jam yang lalu
06
Kinerja Anjlok, IBM Tegaskan AI Tak Akan Matikan Bisnis Komputer Mainframe
TEKNOLOGI | 21 jam yang lalu
07
Kontroversi Baru Trump! Ingin Presiden FIFA Gianni Infantino Pimpin PBB
DUNIA | 1 hari yang lalu
08
Cari Mobil Listrik 7 Seater? Ini Daftar dan Spesifikasinya
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
09
Harga Pangan Hari Ini 24 Juli 2026, Cabai dan Bawang Kompak Turun
EKBIS | 17 jam yang lalu
10
SAHI Minta Kongres Umat Islam Jadikan Pemberantasan Korupsi Agenda Utama
HUKUM | 20 jam yang lalu







