Pemprov DKI Tambah Sekolah Swasta Gratis Jadi 103 pada Tahun Ajaran Baru

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 23 April 2026 | 19:17 WIB
Sejumlah siswa mengikuti upacara di hari pertama sekolah tahun 2026 di SDN 02 Pagi Menteng, Jakarta,Senin (5/1/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Sejumlah siswa mengikuti upacara di hari pertama sekolah tahun 2026 di SDN 02 Pagi Menteng, Jakarta,Senin (5/1/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta akan menambah jumlah sekolah swasta gratis dari 40 sekolah menjadi 103 sekolah pada tahun ajaran 2026/2027. 

Penambahan itu dilakukan mulai Juli 2026 dengan memasukkan 63 sekolah baru ke dalam program.

"Sekolah gratis kan yang sudah jalan itu 40 sekolah ya. Terus nanti mulai bulan Juli, itu ada tambahannya 63 sekolah. Jadi totalnya 103 sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana kepada wartawan yang dikutip pada Kamis (23/4/2026).

Menurut Nahdiana, sekolah swasta yang dipilih mengikuti ketentuan Peraturan Gubernur Jakarta Nomor 34 Tahun 2025 tentang Bantuan Biaya Pendidikan pada Satuan Pendidikan Swasta.

Adapun, sekolah yang digratiskan diprioritaskan berada di wilayah yang tidak memiliki sekolah negeri.

Selain itu, sekolah harus memiliki izin, nomor pokok sekolah nasional (NPSN), terdaftar di dapodik, terakreditasi, dan menerima BOS selama tiga tahun terakhir.

"Dan, dia tidak termasuk ke dalam sekolah SPK, sekolah internasional itu, atau SPMB Bersama yang dilaksanakan Pemerintah DKI," ujar Nahdiana.

"Lalu, menyelenggarakan proses belajar mengajar tidak terputus, tadi yang saya bilang," tuturnya.

Ia menegaskan sekolah swasta penerima bantuan dilarang memungut biaya apa pun kepada siswa.

"Jadi, di Pasal 20 di Pergub itu ada, sekolah swasta yang menerima pendanaan pendidikan dilarang memungut biaya dalam bentuk apa pun dari peserta didik," ucap Nahdiana.

Nahdiana menyebutkan anggaran program sekolah swasta gratis pada tahun lalu mencapai Rp107,8 miliar untuk 40 sekolah.

Tahun ini, anggaran naik menjadi Rp282,4 miliar seiring bertambahnya jumlah sekolah penerima bantuan.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: