Problematik, Begini Kesaksian Mantan Istri sampai Orang Tua soal Taufik Hidayat

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 25 Juni 2026 | 14:37 WIB
Taufik Hidayat Ditangkap Polda Jawa Barat. (Foto/istimewa)
Taufik Hidayat Ditangkap Polda Jawa Barat. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Kehidupan tersangka penyekapan dan penganiayaan perempuan di Bandung, Taufik Hidayat (30) ternyata sangat problematik, dirinya bahkan tak segan melakukan kekerasan terhadap orang sekitarnya. Selain Yuvita Tri Rezeki (YTR) yang disekap dan disiksa selama tiga tahun, mantan istri hingga orang tuanya juga tak luput dari sasaran Taufik.

Semua itu terungkap setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui mantan istri dan ayah kandung dari Taufik. Dari cerita keduanya, tergambar jika Taufik merupakan pria problematik akibat emosi temperamennya.

Diakui mantan istri, jika pernikahannya hanya bertahan selama dua minggu sejak akad nikah bersama Taufik. Ia merasa tidak betah dengan sifat dari mantan suaminya yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

”2015 (menikah), teu lami (nggak lama), 2 minggu langsung ditinggalkeun (ditinggalkan),” ucap mantan istri Taufik dikutip lewat akun media sosial Dedi Mulyadi atau Kang Dedi pada Kamis (25/6/2026).

Mantan istrinya itu pun menceritakan tindakan kasar yang dilakukan Taufik, seperti marah hanya karena hal-hal kecil. Selain itu, mantan suaminya tersebut dianggap terlalu mudah cemburu. 

”Sok ngabanting helm sareng sapatu, tapi upami kekerasan fisik mah henteu (sering membanting helm dan sepatu. Tapi, kalau kekerasan fisik tidak pernah),” ungkapnya. 

Masih dalam unggahan akun Kang Dedi, kali ini ayah Taufik Hidayat bernama Tata juga mengaku pernah menjadi korban kekerasan dari anaknya sendiri yang marah karena tidak ada makanan di rumah.

"Saya pernah dipukul kepala pakai kayu. Waktu itu saya lagi macul di sawah, dia di rumah lagi nganggur, mau makan gak ada apa-apa," tutur Tata.

Tata yang saat itu sedang bekerja di sawah dipukul menggunakan balok kayu oleh Taufik. Setelah aksinya itu yang bersangkutan langsung kabur meninggalkan rumah tanpa permintaan maaf.

“Dia datang ke sawah, langsung mukul, ngagebru (jatuh). Untung saya ada temen dua, mau mukul lagi dihalangi. Dia pergi kabur, gak balik lagi ke rumah. Kabur seminggu, datang lagi, minta maaf sambil nangis. Kapoekan (khilaf) katanya," ungkap Tata.

Lebih lanjut, perilaku Taufik juga ternyata sudah dikenal warga sekitar sebagai sosok yang sering membuat masalah. Seperti diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kusnaedi yang saat itu membantu untuk menangani masalah Taufik.

"Pernah ditahan kasus penganiayaan dan penggelapan motor, saya yang ngurusin. Motor orang Garut. Pernah ditahan di Polres Rancaekek, divonis 1,5 tahun dipenjara," Kusnaedi.

Selain itu, Kusnaedi juga menyampaikan, berdasarkan keterangan warga sekitar Taufik dikenal bermasalah, sering ribut sama tetangga dan dalam pengaruh minuman keras (miras).

"Yang kedua suka mabok, kerja juga dipecat. Punya istri sudah dua kali cerai, anak satu, sering ancam orang berkelahi," sebutnya.

Sebelumnya, Taufik Hidayat telah berhasil ditangkap jajaran Polda Jabar di wilayah Majalaya. Lewat dokumentasi diterima, perawakan Taufik Hidayat memiliki tubuh kurus, kuliah putih, hidung mancung dengan rambut cepak pendek. 

Sedangkan untuk penetapan tersangka dilakukan sebelum ditangkap, dijerat Pasal 466 KUHP baru UU No. 1 Tahun 2023 atas kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya Yuvita Tri Rezeki (29) yang berlangsung selama tiga tahun.

Selama penyekapan tersebut, korban mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik secara terus-menerus oleh TH. Dampaknya Yuvita mengalami luka serius mulai dari, kebutaan, sayatan, hingga lebam di berbagai titik yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSHS.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: