Disebut Dapat Ribuan Kuota Haji Khusus, Bos Maktour Keluhkan Sulit Dapat Kuota
BeritaNasional.com - Pemilik Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur akhirnya angkat bicara terkait isu bahwa pihaknya mendapatkan ribuan kuota haji khusus dalam penyelenggaraan haji 2023-2024. Fuad justru mengaku kesulitan mendapatkan kuota haji khusus, bahkan sampai mengambil jemaah haji furoda.
Hal ini disampaikan Fuad saat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kali kedua terkait dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Sebagai warga negara yang baik, ia harus taat dan memenuhi panggilan.
"Ya dipanggil taat asas, taat hukum harus hadir Iya ya Apa yang dikhawatirkan? Sebagai warga negara baik harus datang Dipanggil Gak ada tunda-tunda," kata Fuad kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Fuad kemudian meluruskan pemberitaan di media bahwa Maktour Travel mendapatkan kuota haji yang besar, bahkan sangat luar biasa. Padahal, Maktour kesulitan mendapatkan kuota itu.
"Selama ini pemberitaan seolah-olah ya, seolah-olah itu jumlah Maktour itu besar sekali, ribuan bahkan ada pengamat, ahli hukum sudah bilang bahwa jumlahnya sangat luar biasa. Supaya tahu Kalau dari jumlah semua hanya 0, hanya 0," ujarnya.
Bahkan, kata Fuad, kuota jemaah Maktour Travel sering dipangkas. Dan saat terakhir, yang katanya kuota masih ada, Maktour hanya mendapatkan satu jemaah, itu pun haji furoda.
"Hanya mendapatkan satu, ini saya memperlihatkan fakta kenyataan. Bayangin Maktour dengan begitu nama yang dibilang Besar untuk memperoleh kuota dinyatakan habis, akhirnya kami harus pakai Furoda," ungkapnya.
Fuad mengaku selama ini diam dan tidak mengklarifikasi lantaran khawatir mengganggu proses pemeriksaan yang dilakukan KPK. Tapi, tujuh bulan sudah berlalu dan ia harus menyampaikan faktanya, karena memang pihaknya sangat kesulitan perihal kuota haji ini.
Menurut Fuad, pihaknya pun pernah mendapatkan kuota tidak sampai 300 jemaah. Jadi sangat jauh dengan pemberitaan bahwa Maktour Travel mendapat kuota hingga ribuan, karena faktanya kuota Maktour terpangkas lebih dari 50 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Tidak sampai 300, jadi bayangin Begitu yang kalian hebohkan ribuan apa semua, tapi ini hari saya nyatakan bahwa Maktour tidak sampai, terpangkas 50 persen lebih daripada tahun-tahun sebelumnya Tapi kami berdiam diri Itulah rahmat yang Allah kasih Pada tahun itu cuma itu saja," beber Fuad.
Terkait pihak Maktour mengusulkan pembagian kuota haji khusus dan haji reguler 50:50, Fuad justru menanyakan kembali soal bagaimana dia bisa mengusulkan, sementara Maktour pun sulit mendapatkan kuota.
"Kalau saya bisa usulkan, bagaimana? Saya saja sulit bagaimana bisa mengusulkan ya," jawab Fuad.
"Sangat tidak (benar) ada Jadi saya sangat sayangkan seolah-olah bisa saya dapatkan, saya sendiri mengalami kesulitan itu," tegasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






