Snack Bar Milo Ditarik dari Pasar Singapura karena Temuan Serpihan Karet

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi snack bar. (Foto/Freepik)
Ilustrasi snack bar. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Badan Pangan Singapura (SFA) resmi mengumumkan penarikan dua jenis produk camilan Nestlé Milo Snack Bar dari pasaran pada Jumat (13/2/2026) waktu setempat.

Penarikan ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai potensi kontaminasi material asing berupa karet di dalam produk tersebut.

Penarikan tersebut bersifat sukarela dan diinisiasi oleh Nestlé Singapura setelah menerima informasi dari produsen di Australia.

Sebagai langkah antisipasi demi keselamatan konsumen, SFA telah menginstruksikan pihak importir untuk segera mengamankan produk dari rak-rak penjualan.

Daftar Produk yang Terkena Dampak

Produk Snack Bar Milo. (Foto/Facebook) 

Jika Anda baru saja membeli atau memiliki stok Milo Snack Bar di rumah, harap periksa detail produk berikut ini:

Nestlé Milo Snack Bar (Original)

  • Ukuran: 210 g (Kotak berisi 10 batang)
  • Nomor Batch: 5324TD15
  • Tanggal Kedaluwarsa: 31 Agustus 2026

Nestlé Milo Snack Bar (Dipped)

  • Ukuran: 270 g (Kotak berisi 10 batang)
  • Nomor Batch: 5322TD15
  • Tanggal Kedaluwarsa: 31 Agustus 2026

SFA menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Penjualan Makanan, menjual produk yang tidak aman untuk dikonsumsi adalah pelanggaran hukum. Pihak otoritas memberikan panduan bagi masyarakat. Konsumen yang terlanjur membeli produk dengan nomor batch di atas sangat disarankan untuk tidak memakannya.

Bagi konsumen yang sudah telanjur mengonsumsi dan merasa khawatir dengan kondisi kesehatannya, segera hubungi dokter atau layanan medis terdekat.

"Mereka yang telah mengonsumsi dan memiliki kekhawatiran tentang kesehatan mereka sebaiknya mencari nasihat medis," tulis pernyataan SFA.

Pembeli dapat menghubungi gerai tempat mereka membeli produk tersebut untuk meminta informasi lebih lanjut atau proses pengembalian.

"Konsumen dapat menghubungi tempat pembelian mereka untuk pertanyaan," tulisnya.

Hingga saat ini, proses penarikan produk masih berlangsung di seluruh wilayah Singapura. Pihak media juga telah menghubungi Nestlé Singapura untuk mendapatkan penjelasan lebih mendalam terkait insiden ini.

Sumber: CNAsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: