Tips Efektif Menyiapkan Persiapan Ibadah Umrah
BeritaNasional.com - Bagi umat muslim bisa datang beribadah di Mekah sungguh menjadi kebahagian. Bila belum bisa menunaikan ibadah haji umat muslim bisa melaksanakan ibadah umrah. Umrah bisa dilaksanakan kapan saja berdasarkan kemampuan materi dan waktu. Namun untuk bisa melaksanakan umrah kita harus juga menyiapkan segala sesuatunya baik spritual atau pun finansial.
Berikut berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menabung biaya umrah dilansir dari laman Pegadaian.
1. Tentukan Target yang Jelas
Ketika menyiapkan tabungan umrah, sebaiknya tentukan target yang jelas dan realistis. Ini mencakup hal-hal berikut:
Tahun sekaligus perkiraan bulan keberangkatan umrah.
Berangkat sendiri atau dengan keluarga.
Paket reguler atau plus, dan lain-lain.
2. Riset Biaya Umrah
Untuk mendapatkan gambaran biayanya sedari awal, lakukan riset mendalam dan susun rencananya dengan matang. Biaya umrah umumnya meliputi beberapa komponen, yaitu:
Paket perjalanan dari agen travel umrah.
Perlengkapan ibadah.
Visa dan dokumen perjalanan ke luar negeri.
Uang saku selama di Makkah.
Tiket pesawat sekaligus hotel.
Pemeriksaan kesehatan, termasuk vaksin.
Oleh-oleh umrah.
3. Pisahkan Tabungan Umrah dari Uang Belanja
Sebaiknya, hindari mencampurkan dana persiapan umrah dengan uang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian. Dalam hal ini, buat rekening khusus tabungan umrah. Lalu, gunakan fitur autodebet untuk alokasi dana secara otomatis setiap bulan.
4. Kurangi Pengeluaran Tidak Perlu
Hindari kebiasaan boros, seperti belanja impulsif atau terlalu konsumtif. Mulai hidup hemat dan cari alternatif lain. Misalnya, alih-alih membeli makan di luar maka sebaiknya memasak sendiri di rumah. Dananya bisa dialokasikan untuk menambah jumlah tabungan.
5. Mencari Pemasukan Tambahan
Jika memungkinkan, cobalah membuka peluang baru untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Beberapa pilihan ide yang bisa dipertimbangkan.
Memulai bisnis jastip (jasa titip).
Berjualan minuman dan makanan ringan.
Merintis bisnis online dengan sistem dropship atau reseller.
Menjual barang-barang preloved.
Menjadi freelancer sesuai keahlian, seperti desain grafis, penulis, dan lainnya.
6. Gunakan Aplikasi Keuangan
Untuk membantu kamu memantau pemasukan dan pengeluaran secara rutin, manfaatkan aplikasi keuangan. Dengan demikian, tabungan bisa lebih terkontrol. Jangan lupa untuk selalu menjaga niat dan kedisiplinan selama mengumpulkan dana.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







