Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakkan Ribuan Pager di Lebanon

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Minggu, 22 September 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi hubungan Israel-Lebanon memanas (Foto/NBC news)
Ilustrasi hubungan Israel-Lebanon memanas (Foto/NBC news)

BeritaNasional.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan ribuan pager di Lebanon yang didalangi Israel baru-baru ini.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kemenlu RI Judha Nugraha mengatakan, usai ia berkomunikasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) Beirut yang terus memantau kondisi dan keselamatan WNI di tengah rentannya kondisi keamanan Lebanon.

“KBRI Beirut telah menjalin komunikasi dengan para WNI di Lebanon, dan sejauh ini, tidak ada WNI yang menjadi korban,” kata Judha dikutip dari Antara.

Berdasarkan data KBRI Beirut, saat ini terdapat 152 WNI yang masih menetap di Lebanon. Sejak penetapan status Siaga 1, KBRI telah memfasilitasi pemulangan 25 WNI dalam tiga tahap gelombang.

KBRI setempat juga telah menetapkan kondisi Siaga 1. Hal ini menandakan kondisi sangat rentandi Lebanon sejak 4 Agustus 2024. 

Status Siaga 1 sebelumnya hanya berlaku di kawasan Lebanon selatan sejak 10 Oktober 2023, usai agresi Israel ke Jalur Gaza.

Namun, sebagian besar WNI di Lebanon yang mayoritas merupakan mahasiswa atau menikah dengan warga setempat, masih memilih bertahan di negara tersebut. Ia mengatakan, KBRI Beirut akan terus menjaga komunikasi intensif dengan para WNI tersebut.

“KBRI Beirut terus mengimbau WNI supaya dapat mengikuti proses evakuasi yang telah dipersiapkan,” tambahnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: