Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Lantik Langsung Dewan Energi Nasional

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 28 Januari 2026 | 16:22 WIB
Ketua Harian Dewan Energi Nasional. (Foto/tangkapan layar)
Ketua Harian Dewan Energi Nasional. (Foto/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto melantik Dewan Energi Nasional (DEN) pada Rabu (28/1/2026).

Untuk diketahui, pada periode sebelumnya Dewan Energi Nasional dilantik langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pras mengatakan, Prabowo ingin melantik DEN secara langsung karena energi merupakan salah satu prioritas bangsa.

"Jadi, kenapa ini langsung Bapak Presiden yang akan melantik? Karena sekali lagi, bahwa masalah energi menjadi salah satu prioritas bangsa kita, dari pemerintah," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pras mengatakan, pemerintah ingin mewujudkan swasembada energi setelah swasembada pangan, khususnya beras.

"Jadi mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia supaya dewan ini nanti dapat bekerja secara efektif dan lebih cepat untuk mencapai apa yang menjadi tujuan besar kita, sebagai bangsa yang harus mandiri secara energi," ujar Pras.

Berikut daftar lengkap anggota Dewan Energi Nasional yang dilantik Presiden hari ini.

Ketua Harian DEN:

  • Bahlil Lahadalia

Anggota Unsur Pemerintahan:

  • Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
  • Menteri Bappenas Rachmat Pambudy
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
  • Menteri Perindustrian Gumiwang Kartasasmita
  • Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman
  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
  • Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq
  • Anggota Unsur Pemangku Kepentingan:
  • Mohamad Fadhil Hasan (Akademisi)
  • Satya Widya Yudha (Industri)
  • Unggul Priyanto (Teknologi)
  • Sripeni Inten Cahyani (Industri)
  • Saleh Abdurrahman (Lingkungan Hidup)
  • Muhammad Kholid Syeirazi (Konsumen)
  • Johni Jonatan Numberi (Akademisi)
  • Surono (Konsumen)

 sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: